IAI Rokan Gelar Seminar dan Penandatanganan MoU Kerja Sama dengan Pondok Pesantren Al-Firdaus
Dokumentasi Kegiatan
Rangkaian kegiatan seminar dan kerja sama IAI Rokan dengan Pondok Pesantren Al-Firdaus.
Bagan Batu, 28 Oktober 2026 — Institut Agama Islam Rokan (IAI Rokan) melaksanakan kegiatan seminar dan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama dengan Pondok Pesantren Al-Firdaus pada Rabu (28/10/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus membangun sinergi dalam bidang pendidikan, pembinaan karakter, dan pengembangan potensi generasi muda.
Kegiatan ini dirangkai dengan dua agenda seminar edukatif, yaitu seminar bertema “Stop Bullying: Kuat Bersama, Hebat Tanpa Merendahkan” dan seminar kewirausahaan. Kedua kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan wawasan serta motivasi kepada peserta untuk membangun karakter positif, meningkatkan kepedulian sosial, dan mengembangkan jiwa mandiri serta kreatif.
Perkuat Sinergi Pendidikan melalui Kerja Sama Kelembagaan
Penandatanganan MoU antara IAI Rokan dan Pondok Pesantren Al-Firdaus merupakan bentuk komitmen bersama dalam memperkuat hubungan antarlembaga pendidikan. Kerja sama ini diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi dalam pelaksanaan program pendidikan, pengembangan kompetensi, dan kegiatan yang memberikan manfaat bagi peserta didik maupun masyarakat.
Sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan pesantren memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik, karakter yang kuat, dan keterampilan yang relevan dengan perkembangan zaman.
Seminar Stop Bullying: Kuat Bersama, Hebat Tanpa Merendahkan
Salah satu agenda dalam kegiatan ini adalah seminar bertema “Stop Bullying: Kuat Bersama, Hebat Tanpa Merendahkan.” Seminar ini mengangkat pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan menjunjung tinggi sikap saling menghargai.
Melalui kegiatan ini, peserta diajak memahami dampak negatif perundungan, baik secara fisik, verbal, sosial, maupun melalui media digital. Kesadaran untuk menghormati perbedaan, menjaga perkataan dan perilaku, serta menumbuhkan empati menjadi bagian penting dalam mencegah terjadinya perundungan di lingkungan pendidikan.
Pesan yang ingin ditekankan adalah bahwa kekuatan seseorang tidak ditentukan oleh kemampuannya merendahkan orang lain, melainkan melalui sikap saling menghormati, kepedulian terhadap sesama, dan keberanian untuk menciptakan lingkungan yang positif.
Seminar Kewirausahaan untuk Menumbuhkan Kemandirian
Selain seminar tentang pencegahan perundungan, kegiatan ini juga dirangkai dengan seminar kewirausahaan yang bertujuan menumbuhkan kreativitas, kemandirian, dan semangat berwirausaha di kalangan generasi muda.
Kewirausahaan merupakan salah satu keterampilan penting dalam menghadapi perkembangan dunia kerja dan tantangan ekonomi. Melalui seminar ini, peserta diharapkan mampu mengenali peluang usaha, mengembangkan ide kreatif, serta memahami pentingnya ketekunan dan keberanian dalam membangun usaha.
Peserta juga diharapkan dapat mulai mengembangkan potensi diri melalui kegiatan produktif yang sesuai dengan kemampuan dan lingkungan masing-masing. Dengan demikian, generasi muda tidak hanya dipersiapkan untuk memasuki dunia kerja, tetapi juga didorong agar mampu menciptakan peluang usaha yang bermanfaat bagi masyarakat.
Membangun Generasi Berkarakter dan Berdaya Saing
Pelaksanaan seminar dan penandatanganan MoU ini mencerminkan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan pesantren dalam mendukung pembentukan generasi yang unggul secara akademik, kuat dalam karakter, serta memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Seminar Stop Bullying memberikan penguatan nilai empati, toleransi, dan penghormatan terhadap sesama. Sementara itu, seminar kewirausahaan mendorong peserta untuk mengembangkan kreativitas, kemandirian, serta kemampuan melihat peluang.
Komitmen Bersama untuk Kemajuan Pendidikan
Melalui kegiatan ini, Institut Agama Islam Rokan dan Pondok Pesantren Al-Firdaus diharapkan dapat terus memperkuat kolaborasi dalam berbagai program pendidikan dan pengembangan generasi muda. Kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya berhenti pada penandatanganan nota kesepahaman, tetapi juga diwujudkan melalui program nyata yang memberikan manfaat bagi lembaga, peserta didik, dan masyarakat luas.


