STAIR Resmi Beralih Status Menjadi Institut Agama Islam Rokan
Perubahan status STAIR menjadi Institut Agama Islam Rokan ditetapkan melalui Surat Keputusan Kementerian Agama Republik Indonesia pada 12 Desember 2023.
Sebagai bentuk syukur atas perubahan tersebut, keluarga besar IAIR menggelar tasyakuran di kampus pada 7 Februari 2024. Momentum tersebut kemudian dilanjutkan dengan launching resmi Institut Agama Islam Rokan yang digelar di salah satu aula hotel di Bagan Batu, Ahad, 3 Maret 2024.
Kegiatan launching dihadiri jajaran yayasan, pimpinan dan civitas akademika, mahasiswa, alumni, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sejumlah mitra IAIR.
Momentum Meningkatkan Mutu Pendidikan
Dalam sambutannya, Rektor IAIR Dr. Imran Rido, S.H.I., M.Pd. mengatakan bahwa perubahan status dari STAIR menjadi institut merupakan hasil kerja sama dan dukungan berbagai pihak yang telah bersama-sama memperjuangkan peningkatan mutu pendidikan.
Menurutnya, perubahan kelembagaan harus diikuti dengan perubahan dalam berbagai aspek, baik dari sisi sumber daya manusia, tata kelola, maupun kualitas pendidikan.
Ia menegaskan bahwa semangat perubahan tersebut harus diwujudkan melalui pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, sehingga IAIR mampu terus berkembang dan memberikan kontribusi bagi masyarakat.
“Mari kita jadikan Tridarma Perguruan Tinggi sebagai pedoman perubahan Institut Agama Islam Rokan agar menjadi Institut Agama Islam terbaik di Kabupaten Rokan Hilir,” ungkapnya.
Memiliki Sejarah Panjang
Ketua Yayasan IAIR, Zarkasyi Pandapotan, S.Pd Pandapotan, S.Pd., menyampaikan bahwa perubahan status tersebut merupakan bagian dari perjalanan panjang lembaga pendidikan yang telah berdiri sejak Juni 2000.
Selama lebih dari dua dekade, STAIR telah berkontribusi dalam mencetak lulusan di bidang pendidikan dan ekonomi syariah. Sebelum beralih menjadi institut, STAIR memiliki empat program studi.
Menurut Zarkasyi Pandapotan, S.Pd, selama perjalanan tersebut STAIR telah menghasilkan sekitar 1.000 alumni yang tersebar di berbagai daerah.
Kembangkan Program Studi dan Sumber Daya Dosen
Setelah resmi menjadi institut, IAIR terus melakukan pengembangan kelembagaan. Salah satunya melalui penambahan program studi, yaitu Ekonomi Syariah dan Ahwal Al-Syakhshiyah nantinya.
Selain pengembangan program studi, peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi perhatian. Sejumlah dosen IAIR saat ini tengah melanjutkan pendidikan ke jenjang doktoral (S3).
Pengembangan program studi dan peningkatan kualifikasi dosen menjadi bagian dari langkah IAIR dalam memperkuat kapasitas kelembagaan dan meningkatkan kualitas pendidikan.
Ketua Yayasan IAIR, Zarkasyi Pandapotan, S.Pd, berharap penguatan sumber daya manusia tersebut dapat mendukung perkembangan IAIR ke depan, termasuk membuka peluang bagi kampus untuk terus meningkatkan kapasitas kelembagaannya.
Sementara itu, Rektor IAIR berharap perubahan status tersebut dapat menjadi awal dari peningkatan kualitas pendidikan serta menghasilkan lulusan yang kompeten dan mampu memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat.
Dengan beralihnya status dari sekolah tinggi menjadi institut, Institut Agama Islam Rokan kini memasuki babak baru dalam perjalanan kelembagaannya. Perubahan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat mutu pendidikan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperluas kontribusi perguruan tinggi bagi masyarakat Rokan Hilir.
Membangun pendidikan, mencetak generasi, dan berkontribusi untuk masyarakat.


